Truth Within

eunbikyu

 

Author: Ssihobitt

Category: Chapter, Friendship, Romance, A Slice of life

Main Cast: Jang Eunbi & Cho Kyuhyun

Other Cast: Jang Eunbyeol

 


 

 PROLOG

 

 

Pria itu menoleh pada penumpang yang duduk di sisi kanannya, entah karena ia hanya sekedar ingin memastikan keberadaannya, entah karena ia membutuhkan pembenaran atas keputusannya, entah karena ia ingin percaya bahwa langkah yang diambilnya adalah cara paling bijaksana untuk meredam kekalutan gadis yang tengah tersenyum lebar di sisinya.

“Mengapa kau tersenyum selebar itu, Jang Eunbi?”

“Kapan aku pernah merengut, ng?” Balas gadis itu santai. “Kyu, kau yakin mau melakukan ini bersamaku?”

Cho Kyuhyun mengangguk spontan meskipun hatinya kurang setuju dengan gerak refleksnya.

“Aku bisa melakukannya sendiri, kau tahu? Aku janji akan terus mengirim kartu pos padamu, sekedar memberitahu bahwa aku masih bernapas dan sedang bersenang-senang.” Balasnya lagi mencoba riang.

“Aku sudah berjanji akan menemanimu melalui ini semua, bukan?” Balas pria itu tegas.

Cengiran lebar di wajah Eunbi memudar digantikan raut sendu yang beberapa bulan ini terus berembunyi di balik keceriaannya. “Tapi kau tidak perlu melakukannya, jika semua itu hanya karena janji konyol yang kau ucapkan demi meredam tangisku dulu.”

Kyuhyun menyalakan mesin mobil seolah tidak mendengar kalimat terakhir yang diucapkan Eunbi.

“Kyu. Kau tahu apa yang kau buang untukku? Masa depanmu untuk melanjutkan sekolah, sebuah pekerjaan bergengsi yang selama ini kau banggakan, dan juga… saudari kembarku yang selama ini kau kagumi dalam diam.” Eunbi yang masih tidak mempercayai keberuntungannya terus bicara.

“Jang Eunbi, dengarkan aku baik-baik.”

“Ne.”

“Aku punya waktu satu tahun untuk membalas acceptance letter dari Harvard, maka aku akan memanfaatkan waktu ini sebagai gap year—toh aku memang sedikit muak terus belajar dalam institusi pendidikan, gelar master bisa menunggu. Masalah pekerjaanku, well aku memang resign dengan alasan akan melanjutkan studiku, jadi keputusan ini tidak memberi pengaruh signifikan dari sisi karirku. Dan tentang Jang Eunbyeol, gadis itu sudah mengucapkan ikrar setia pada pria pilihannya—apa gunanya aku terus berharap.” Balas Kyuhyun tanpa memandang balik Eunbi.

Gadis itu menggigit bibir untuk mengalihkan rasa gelisah yang masih terus menghantuinya.

“Perjalanan ini bukan kulakukan semata untuk meredakan sedihmu, Bi-ya. Aku juga membutuhkan pelarian dari seluruh kemelut hidupku, jadi berhentilah merasa sungkan dan nikmati saja kehadiranku di sisimu dalam beberapa bulan ke depan.” Kyuhyun menoleh sekilas lengkap dengan senyuman lebar di wajahnya.

Jung Eunbi tersenyum getir. “Kau tahu apa yang akan kau hadapi, bukan?”

“Tentu.”

“Aku…”

Pria itu meraih tangan Eunbi yang sejak tadi terkulai lemah di atas pangkuan gadis itu, meremasnya pelan sekedar untuk menularkan kekuatan pada sahabat sekaligus tetangganya sejak kecil. “Every step of the way.”

Eunbi menghela napas panjang. “Kuharap kau siap dengan segala resiko yang akan datang, Kyu.”

Kyuhyun tersenyum lemah dengan pandangan yang kembali terpaku pada jalanan di depan mereka. Biarlah ia berkorban, biarlah ia merelakan waktunya sejenak untuk beristirahat, biarlah ia melepaskan berbagai kesempatan emas yang mananti di depan matanya—semua semata untuk menghibur gadis di sisinya.

“Kyu, apakah menurutmu mereka akan marah besar nanti?” Tanya Eunbi lemah, kekhawatiran jelas telah memenuhi raut wajahnya.

“Jika aku di posisi mereka, aku pasti akan sangat murka, Jang Eunbi.” Balas Kyuhyun jujur. “Tapi aku pun paham alasanmu melakukan ini semua tanpa sepengetahuan keluargamu. Mereka terlalu sibuk dengan urusan pernikahan Eunbyeol serta tetek-bengek yang menyertainya sampai mereka lupa memperhatikan dirimu, mereka menomorduakan mimpimu, dan kini mereka juga gagal menyadari perubahan drastis dari tubuhmu…”

“Cih, kau sok tahu.” Potong gadis itu.

“Intinya, aku sudah menjadi sahabatmu sejak kita sama-sama melihat dunia. Aku tumbuh bersama kalian dan aku sudah menyaksikan bagaimana Jang Eunbyeol selalu bersinar lebih terang darimu…”

“Wah, kau benar-benar tahu cara menghiburku.” Balas Eunbi sarkastis.

Kyuhyun memutar matanya sambil menyeringai jahil. “Sekarang biar kuberikan seluruh spot-light pada dirimu, ng? Setidaknya hanya ini yang bisa kulakukan untukmu, Eunbi-ya.”

“Kau yakin bukan aku yang selama ini kau cintai diam-diam?” Ledek Eunbi. “Mengingat pengorbananmu untukku nampak lebih besar dari seluruh usahamu untuk menarik hati eonni.”

“Aku mencintaimu, itu cukup jelas.” Pria itu mengangguk mantap. “Hanya saja aku tidak mencintaimu dengan cara seperti itu.”

“Beri aku kesempatan untuk merubah pandanganmu, ng?” Gadis itu kembali tersenyum lebar meskipun sorot matanya memancarkan kesedihan yang kentara.

“Aku tidak mau mengecewakanmu.”

“Aku membutuhkannya, Kyu.” Bisik Eunbi lirih. “Aku membutuhkan alasan, aku membutuhkan tujuan.”

“Lalu jika hatiku tidak berubah?” Tantang Kyuhyun. “Aku tidak mau menambah daftar kesedihanmu, Bi-ya. Percayalah, aku mengingatkan ini sejak awal semata karena aku tidak ingin menyakitimu.”

“Kau akan jatuh cinta padaku.” Eunbi bersikeras. “Aku akan membuatmu jatuh cinta padaku, lalu pada akhirnya kau akan menyesali waktu yang telah kau buang untuk mengagumi gadis yang salah.”

Ya! Aku—”

Let it be my reason, Kyu. Please.

Pria itu bungkam tanpa melepas tatapan pada jalan besar di hadapannya.

“Setidaknya, izinkan aku mencintaimu.” Jang Eunbi tersenyum getir. “Izinkan aku merasakan apa yang selama ini telah kupendam untukmu. Biarkan aku melakukan apapun yang kuinginkan, bukankah kau juga telah janji akan mengabulkan semua keinginanku?”

“Aku tidak bisa menjajikan apapun untukmu, Eunbi-ya.”

“Tidak apa-apa, selama kau masih tetap di sisiku, semua itu sudah lebih dari cukup.”

 

 


 

Chapters:

1 – Runaway

2 – Koninginnedag

3 – Per Te

4 – Our Little Prayer

.

.

.

tbc…

 

 

 


 

 

Advertisements

57 thoughts on “Truth Within

  1. ladybook123 says:

    Yeay… setelah sekian lama ga sempet baca ff, akhirnya mampir lg kesini… n i’m ready for the new story…prolog nya aja uda menarik.. ga sabar buat baca ceritanya 🙂

    Liked by 1 person

  2. Hunsoo says:

    Waktu itu udah baca prolognya dan aku menguatkan mental dulu supaya kalok2 ini berakhir kayak final call enggak baper berkepanjangan hihihi.
    Kira2 sakit apa ya jang eunbi?
    Izin baca ya kak.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s