[Blabla] Analisa karakter pada FF One Last Shot sekaligus nyampah

 

Eaaa… bukan, ini bukan sequel. Kebetulan sepanjang perjalanan nyetir dari rumah sampai kampus tadi pagi bikin merenung dan kepikiran masalah ini.

Jadi setelah FF ini publish sekitar beberapa bulan di dunia maya, kebetulan juga aku menitipkan izin publish pada dua WordPress lain, alhamdulillah yang baca lumayan banyak (well, seperti biasa, stats bejibun, komen minim, tapi udah ah. Cape ngurusin silent reader).

Yang mau aku bahas justru dari feedback reader-reader baik hati nan budiman dan memiliki budi pekerti yang sudah meninggalkan jejak mereka supaya aku bisa belajar kekurangan aku selama menulis.

Pertama di FlyingNC ada satu reader yang secara spesifik menjabarkan kesalahan ketik aku, dan aku sangat berterima kasih sama oknum itu. Karena aku jadi belajar banyak dan ngulik-ngulik lagi tata cara penulisan bahasa Indonesia yang benar. (yang begini perlu dicontoh nih, memberi kritik membangun sekaligus memberikan solusi atas kritikan. Bukan cuman modal bermulut nyinyir tok tanpa solusi).

Ada juga reader yang dengan telaten ngasih saran pilihan kata yang lebih pas buat ditaruh pada kalimat-kalimat yang aku tulis, aduh makasih banget! I needed that. Kenapa? Aku nggak tau berapa kali harus kutekankan, aku masih belajar bikin narasi dalam Bahasa Indonesia. Suer, bukan belagu. Kalau bahasa proposal dan bahasa laporan yang kaku dan resmi sih aku paham, tapi bahasa kasual dengan eyd, aku bener-bener masih harus belajar banyak.

Nah, itu pengantarnya. Sekarang ke pokok bahasan, cast One Last Shot.

Dari sekian banyak komen, yang lumayan sering aku temuin adalah

  1. “Siwon kenapa? Misteri banget nih.”

Kalau masalah ini, aku double face palm aja deh. Cape! Udah dikasih peringatan baca dulu prolognya, udah di-link langsung pula prolognya di paragraph atas pas part 1, tapi tetep aja, reader Indonesia kayanya antara kurang teliti atau kelewat mau praktis. Padahal kalau dibaca baik-baik, pertanyaan ini ga bakal muncul.

 

  1. “Ini Kyuhyun sama noona-noona?”

Hmm… yes, so?

  1. “Ah, kenapa harus sama cast yang lebih tua?”

Same answer, so?

 

Sepertinya karena aku memasangkan Kyuhyun dengan Eungi yang merupakan profesor muda berusia 4 tahun di atas doi, ada lumayan banyak reader yang memilih untuk tidak lanjut baca. Hahaha, ya nggak papa sih, aku juga sekedar menganalisa. Sebenarnya aku lumayan paham alasan di balik ini. Secara psikologis, kita para wanita pengennya bertemu pasangan yang idealnya lebih tua. Pengen diarahkan, pengen dilindungi, pengen diimami—tsah! Tapi balik lagi ke pertanyaan yang ada dalam kepalaku, memangnya pria yang lebih muda nggak bisa melakukan itu ya?

Dulu aku pun punya pemikiran seragam seperti itu pas SMA, pengennya pacaran sama yang lebih tua. Faktanya? Pacar aku yang lebih tua adalah pacar terburuk sepanjang sejarah aku pacaran! Hahaha. Ironisnya, selalu keluar kata-kata “lo kekanakan!” dari oknum itu. Ya kekanakan kumaha atuh? Kan aing lebih muda.

Nah lho.

Cerita lain, saat S1 kebetulan semua teman memang seumuran dan kesannya kalau bisa deket sama senior tuh girang-girang gimana gitu kaaann… seniornya juga kan suka tuh berburu dedek-dedek freshman, tapi thrill itu berhenti di sana. Lanjut kuliah ke jenjang berikutnya, aku menemukan rentang umur yang lebih diverse. Mostly teman aku laki dan mostly range-nya 2 tahun lebih muda sampai 4 tahun lebih tua (ini yang deket dan setiap hari hang-out ya). Apa yang aku temukan dalam pertemanan ini? Bahwa mereka pun mengagumi wanita yang lebih tua.

Sekarang balik lagi ke masalah usia. Memang salah ya suka sama yang lebih muda dari kita (as a woman)? Aku pribadi justru salut dengan pria-pria berondong ini, yang berusaha menyamakan level mereka dengan pola pikir wanita yang lebih dewasa. Kelihatan beda banget saat mereka berargumen, bertindak, atau mengambil keputusan. Terlihat lebih banyak pertimbangan tapi pada saat yang bersamaan juga tegas karena naluri mereka sebagai pria untuk melindungi tetap ada. Karena aku rasa beban mereka dua: ngejagain pacarnya dan membuktikan bahwa mereka pantas disandingkan di sana. (trust me, I married a younger man. I know.)

Nah, bahasannya aku ganti ke Kyuhyun dan Eungi yang aku jadikan cast di One Last Shot. Sejujurnya aku nggak lihat salahnya di mana sih kalau Kyuhyun tertarik sama noona-noona. Ada yang keberatan karena si Kyu aku gambarkan tetap manggil Eungi “noona” sampai akhir, itu sih memang panggilan sayang dan cara dia ngehormatin Eungi. Ada yang bilang nggak dapet feel-nya karena sama noona-noona, ya memang harus sama dedek-dedek terus si Kyu dipasangkan? Faktanya aja (in his real life) kita tahu dia pernah—atau masih—tertarik dengan satu noona-noona bernama Victoria, kan? Hahaha.

Karena memang itulah psikologisnya. Ini serius deh, aku tanya ke temen-temen aku yang cowo, sama suami aku bahkan, kenapa mereka kok mau sama wanita yang lebih tua? Jawabannya simple: improvement.

Mereka merasa tertantang untuk membuktikan diri, mereka merasa tugas untuk melindungi wanita itu tetap harus berjalan seiring dengan improvisasi diri mereka, mereka ingin tidak dipandang sebelah mata sama wanita yang mereka kagumi sehingga mereka terus menggali potensi—terutama kalau wanita yang mereka sukai itu memang smart dalam banyak aspek. Dan satu lagi, karena nature yang mendasar dari para pria-pria ini, mereka ingin dimanjakan. Karena wanita yang lebih tua bisa melakukan itu. Mereka lebih berpengalaman dalam banyak hal dan mereka lebih fleksibel dalam bersikap—as in bisa manja-manjaan tapi bisa juga memanjakan (ini bedasarkan aku nanya loh ya, bukan nyimpulin sendiri).

Tapi mungkin karena demografis reader aku memang kebanyakan masih anak SMA dan kuliah tingkat awal, maka banyak juga yang masih berangan pengen punya sang oppa pelindung, heroic, serba bisa, dan bisa dijadikan imam. Tenang, dulu aku juga begitu, sampai ketulah omongan sendiri dan dapet jodohnya malah berondong! Hahaha.

But trust me, I married a younger guy, I still see him as my imam. Pada akhirnya bukan usia yang penting, tapi kedewasaan.

Aku pernah pacaran sama yang lebih tua, sama yang seumuran, dan sekarang menikah sama yang lebih muda. Apakah rentang umur itu masih berarti saat usia kita sudah lebih dari 25? Hahahaha. I don’t think so, cobain aja sendiri nanti. ;p

 

 

till next nyampah! :*

 

 

Advertisements

29 thoughts on “[Blabla] Analisa karakter pada FF One Last Shot sekaligus nyampah

  1. miran yang says:

    Terimakasih atas pencerahan dalam mencari jodoh nya yah…
    Hahahahaha jadi ketawa ketawa sendiri karena pembahasan soal umur tadi, tapi tetep ngebuka pemikiran juga yaa tentang ‘dewasa’ itu tadi.. apalagi, aku udah masuk usia usia yang tiap ketemu ditanya ‘kapan nikah?’ Dan yang menyakitkan adalah baru putus pula kan..
    Setelah bahasan singkat diatas, setidaknya aku ngerasa ada yang sepemikiran dengan aku tentang usia itu sendiri, karena kedewasaan ga diukur dari umur nya.. tapi disatu sisi aku juga ada pemikiran kalo yang lebih tua pasti lebih berpengalaman, dan mereka pasti ga mau mengulangi kesalahan mereka yang telah lalu, ato maksudnya dimasa masa masih belum bisa bersikap dewasa diusia yang lebih muda.. tapi tetep aja, kalo mereka ga bisa belajar dari pengalaman yang seharusnya bisa mendewasakan mereka, berarti mereka tetep belum dewasa kan..
    soal tulisan yang karena masalah usia ato gimana, selagi ga terlalu ngalor ngidul aku pasti baca sii, ga mesti harus gimana gimana juga..
    terimakasih udah share pengalaman nya yaaa

    Liked by 1 person

  2. nazaki says:

    G masalah sih menurutq, yg mempengaruhi “feel” bukan rentang usia tapi alur cerita & pendalaman karakter. Lo selisih umur 5tahunan masih oke2 aja,maksmal 10tahun baru kurang pas,keliatan tua cewenya banget & beda benerasi. Tapi lo cewenya bisa membawa diri (penampilan & pemikiran) pasti tetep bisa ngimbangin,,still oke lah…😁😁
    Cowo lebih tua g selalu menjamin lebih dewasa, there will always a boy in every man. Sedewasa apapun cowo selalu ada sisi anak2nya, asal tau sikon aja…
    Soal panggilan noona , manis kok. Aq justru suka lo cowo (korea) manggil cewenya noona, romantis gimana gitu….apalagi adat korea yg mengutamakan kesopanan, panggilan ke yg lebih tua penting!!
    Asal jangan nyinggung “song qian noona”, ilfeel…..
    #komen nyampah😂😂😂😂

    Liked by 1 person

  3. Seo HaYeon says:

    Nah hahaha…… Ne Last Shoot.. FF dr kakak yang paling aku favoritkan sepanjang masa! haha *serius* Oh jd ada yg ga ridho ya kyu sma noona eungi 😛 tp bnr ap kata kakak, it mgkn krn mreka msih ank muda haha… salvok kakak bilang suaminya lbih muda haaaaaaa….. 😀 *CiyeCiye… 😉 😉

    Liked by 1 person

  4. 헤스티 says:

    Pagi” dibikin ngakak Sama yang protes cerita 😂😂
    Hallo ,,,itu sekedar cerita, dimana kisah mereka tidaklah harus dibuat sesempurna yang kalian inginkan,pengen bikin cerita yang sempurna silahkan nulis sendiri 😂
    yang nyinyir Soal perbedaan umur sepertinya bukan hanya dicerita tapi didunia nyata itu beneran Ada, Korea banyak loh sicowok lebih muda Dari sicewek, ahh jangan jauh” di Indonesia juga banyak! Ah~atau mungkin kalian belum merasakan sensasi/?pacaran dengan yang lebih muda ya?*abaikan
    Jujur sebenernya ingin sekali itu cerita dibikin sequel ahh tapi ya sudahlah,, nungguin book nya aja yang mau terbit bulan depan, yang belum ikutan po ayo buruan ikutan 😂

    Liked by 1 person

  5. rei says:

    aku sebenarnya termasuk orang yang mencari yang lebih tua, tapi hal itu gak membuat aku gak baca “one last shot” karena one last shot itu ceritanya bagus punya alur cerita yang beda sama FF2 yang aku baca sebelumnya. dan auhtor juga ngasih banyak pengetahuan negara2 di eropa sumpah bikin iri author pastinya sudah pernah kesana dan itu bikin aku termotivasi untuk bisa kesana juga

    Liked by 1 person

  6. omiwirjh says:

    Berasa di ingatkan. Aku salah satu orang yang selalu pengen dapat pasangan lebih tua. Tapi apa yang di hilang sama kakak emang benar. Itu alasan kenapa cowok lebih suka sama yang lebih tua dari dia. Contohnya aja sudah ada si Sungmin nikah sama Saeun yang lebih tua 1 tahun di atas dia. Dan aku juga pernah ngalamin dekat sama yg lebih muda 2 tahun di bawah aku. Aku ga terlalu manjain sih tapi dia lebih bisa manjain aku hahahah *jadi curcol* 😂. Mungkin kedepan bisa di pertimbangkan lagi dari apa yang kakak jabarin. Siapa tahu nemu yang brondong kkkkk *ngarep*

    Liked by 1 person

  7. gaemaker says:

    My! I love your opinion and every point made here!!! Seriously would love to quote you as usual in my comments but i need to run some errands! See ya! Hope your readers understand this matter at least. Oh i need to add on, sometimes, younger guy are hot too (seriously am i saying this?😅) for trying to be better and older woman are more attractive for being experienced and smart.

    Liked by 1 person

  8. msallets says:

    good thought!!

    ya mungkin anggap aja yang baca disini diversity sooo banyak yang masih belum kebayang life fact 🙂

    no offense tbt ^^

    kayanya cuma kamu deh author/writer yang mau nulis beginian dengan pemikiran sudah cukup matang hehehhee

    thumbs UP!

    terus berkarya yaaa dear XOXO

    Liked by 1 person

  9. wienfa says:

    baru baca postingan kak ssihobitt yg ini..baru bka email..kalo mnurut aku gak papa sih kyu mau di chastin ama sapa aja.mlahan crta yang brondong gtu kalo mnurut dunia interteiment kan suatu tantangan peran(apa’an sih gak nyambung ya)??
    tapi aku belum bca ff kak obitt yg story one last shot itu.blm smpet..trus sm jdul yg 1 lg.aduh aku lpa jdulnya.
    gpp kak nikah sma yg lbih muda jga,yg pnting kan baik sm qt n mnuntun jdi imam yg baik.gak tentu yg lbih tua lbih dwasa dan baik.aku jga nikah sama yg seumuran,tapi alhmdlillah bsa sling pngrtian(eh kok jdi curhat aih,,). yg jelas buat kak ssihobitt smngt trus dgn karya2 nya yang super badai kece.

    Liked by 1 person

  10. lilly says:

    setuju krn kedewasaan seorang pria tdk dilihat dr usianya krn aq udh pernah kenal cwok yg lebih tua dr aq tp cr berpikirnya kayak anak abg malah lebih dewasa adik q yg umurnya 7th lebih muda dr aq,

    Liked by 1 person

  11. blackjackelfsone says:

    Berapapun usianya. Kalo emang suka ya suka. Cinta mah cinta.
    Lagian kan bisa saling membentuk karakter kan. Ga yg satu ninta di manja yg satu minta pasangannya dewasa. Tp kayak lebih sama2 gituloh. Wkkwkw
    Gpp lah namanya juga orang kan beda pikiran beda pendapat. Hehehhe

    Liked by 1 person

  12. Rati says:

    Jujur kak, aku tipe orang yang seperti itu. Karena aku memahami bahwa laki2 dengan tingkat umur yang sama dengan kita, tingkat kedewasaannya masih tinggi perempuan.
    Tapi aku juga tidak membatasi langsung untuk tidak menyukai laki2 dibawah umurku. Karna buktinya kakak ku sendiri menikah dengan laki2 yg usianya dibawah 3 tahun kakakku. Dan ternyata kakak ipar ku jauh lebih dewasa daripada kakakku. 😂
    Intinya tergantung orangnya 😂

    Liked by 1 person

  13. Missdonglee says:

    Asli ini pencerahan bgttttt,buat saya pribadi khususnya.:D
    Karna jujur,aku suka nimbang2 klo di deketin cwo yg lebih muda,yg ujungnya kaya mbatesin diri gimana biar si dia akhirnya ga lanjut deketin.
    Pdhl penginnya ketemu sama yg umurnya di atas ku,dg alesan bla bla bla kaya yg kakak bilang itu,alesan umum kebanyakan wanita.pdhl udh apal,ngerti,paham klo usia itu ga jaminan,tapi ga tau knapa kayanya berat bgttt buat nrima brondong.

    “apa rentang umur masih berarti saat usia kita sudah lebih dari 25?” asli ini jleb bgttttttttttttt,tapi benerrrrrrrrrrrrrrrrrrr.
    Makasih banyakkkk lho kak,tulisan yg kakak anggap cuma cuap2/nyampah,nyatanya open my mind bgttt.

    Dan aku semakin yakin klo klo ff buatan kakak ini bukan cuma sekedar imajinasi yg muncul dari sekedar hobi,tapi bener2 berdasarkan penelitan.
    Ga maksud ngurangin rasa salute saya sama author lain,karna nulis itu ga gampang.

    Liked by 1 person

  14. Kayleigh17 says:

    Menurut aku karakter Eungi yang mengagumkan di One Last-Shoot seperti menggambarkan sosok kakak sendiri. Jadi pingin ketemu sama author. Aku ngebayangin mungkin cara kakak mengajar di kampus beda tipis ya sama Eungi di One Last-Shoot? Ngomong-ngomong suaminya beda berapa tahun sama kakak ya? ._. (kakak aku juga nikah sama perempuan yang lebih tua kok)

    Liked by 1 person

  15. spyswift says:

    Yup, aku setuju sama kakak tentang statement ini, karena sedang menjalani sih wkwk. Walau beda beberapa bulan aja tapi aku ngerasa dia malah jauh lebih ingin tau karena dia sendiri tau level pemikiranku sebagaimana sekaligus melindungi pacarnya ahahaha
    Thats why aku getol banget baca OLS diantara jadwal kuliah yg padat bgt tapi merasa berdosa juga karena selalu jadi sider, author-nim, aku minta maaf sebesar besarnya 😦
    Next time aku bakal tinggalin comment kok kak, sukses buat ngajar di perkuliahan juga yaa. Semangat nulis juga kaaak

    Liked by 1 person

  16. yoongdictasticgorjes says:

    Kurang feel krna usia mreka beda,,kayanya bukan disitu letak cerita dpt feel or engganya, karna sbgy raider aku justru kepincut sama nih ff blum bsa move on dari story nya.,justru mnurut aku ssuatu bgt saat sikyu mnggil noona kpn lagi cba bsa liat si upil brjuang dri titik terendah smpe dia sukses kaya skrang stidaknya dia ngerasa pntas/bangga bisa brdiri sejajar dgn psngan yg lbih tua mskipun lbih muda tapi dia harus bisa ngelindungi ditmbh doi smart nya gk ktulungan,,
    btw trima kasih kak buat pncerahan tentang cwo yg lbih muda dri kita sangat membantu loh.. 🙂

    Liked by 1 person

  17. amel chomb says:

    Jd terbuka jg ini kepala,nggak salah jg punya pacar yg brondong,krna slama ini memang yg deket emng brondong” tp cr mereka berpikir dan bersikap mlh lbh bijak,apa lg stlh baca OLS dan penulisnya jg pasangan nya blondong aduh makin resep dr pd deket sm yg seumuran sk bikin nyeri hati trim kakak udah. Berbagi crita

    Liked by 1 person

  18. lyeoja says:

    Oalaaahhh… si kaka udh nikah ternyataaa.. hihihi
    Brondong pula… hihihihi
    Sekarang emang lagi jamannya brondong kak,
    Aku jg lebih seneng ke brondong soal manis2 gemmessinnn gimana gtu… hihihi
    (Elah aku malah curhat)

    Makanya aku suka bangt sm FF yg OLS, berondong tipe kyu mah brondong yg bisa ngemmong meski labil dikit sihhh,, dan karena OLS jg aku jatuh cinta sm semua karya2nya kaka…

    Liked by 1 person

  19. arisa57 says:

    .aku sependapat sama kakak..jujur dua kali kagum sama brondong..bahkan sekarang ini masih wkwk
    .menurutku dia bisa tau tempat saat bersikap, keliatan keren banget waktu berpendapat, tapi bisa jadi partner buat membocahkan diri saat dibutuhkan 😄

    Liked by 1 person

  20. mylovekyunie says:

    Seketika pikiranku kebuka lho kak masalah jodoh. Sebelumnya aku selalu pengen punya suami nanti yg lebih tua dan lebih berpengalaman biar bisa ngebimbing aku ke jalan yg lebih bener lagi. Tapi setelah baca ini ada benernya juga kalo umur bukan masalah penting, melainkan kedewasaanlah yg penting. Boleh loh kak sering2 bikin tulisan yg macam ini hehe.

    Kalo pemilihan karakter eungi yg lebih tua sih aku gak masalah sama sekali sih. Justru aku jadi senyum2 sendiri kalo kyuhyun manggi eungi pake sebutan “noona” 😂

    Pada real lifenya pun di korea yg aku liat memang cowo2nya lebih suka dengan perempuan yg lebih dewasa (noona). Btw jadi pengen nanya apakah ada niatan bikin sequel dari one last shoot? Hehehe

    Liked by 1 person

  21. ndy6262 says:

    Hay kakk
    Jujur aku bingung sama reader yang pengen cowonya lebih tua dari cewenya atau yang pengen sepadan karna gakselamanya dunia ini penuh dengan pasangan yang cowo lebih tua dari cewe
    Seperti contohnya kaka
    Aku gaktau cerita mungkin ini sedikit menggambarkan kehidupan kaka yang mempunya suami lebih muda dari kaka atau emang real kaka pengen buat cerita ini tp aku suka aja peran kyuhyun disini yang lebih muda dari cewenya gak seperti kebanyakan ff yang lain (sorry bukan maksud nyindir yaa😊)
    Cerita ini bikin pemikiran aku terbuka karna aku jadi tau gakselamanya cowo brondong itu tingkahnya kayak “anak-anak” dan jadi tau juga kalo cowo brondong itu keren karna dia pengen sepadan dengan cewe yang lebih tua dari dia apapun caranya sama seperti sosok kyuhyun ini
    Ps. Boleh gak berharap ada sequel dari cerita ini kaa? Wkwkw

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s