(Indonesian Version) One Last Shot – Part 30 (end–finally!)

Author: Ssihobitt

Category: Romance, NC-21, Chaptered

Cast: Cha Eungi & Cho Kyuhyun

Kyuhyun dan Eungi mengambil kesempatan liburan musim panas yang panjang untuk kembali ke Seoul selama beberapa bulan sambil mengurus berbagai hal penting. Tujuan utama mereka kembali jelas untuk melangsungkan pesta pernikahan, namun agenda tambahan yang ikut masuk ke dalam jadwal mereka termasuk pengurusan admisnistrasi kampus, di mana posisi Kyuhyun secara resmi dinaikkan menjadi kepala direktur bidang pendidikan. Sejak kelulusannya yang mengagumkan itu, Kyuhyun bisa dengan percaya diri mengambil posisinya di jajaran pemeggang saham dan dengan jabatan barunya itu pula, Kyuhyun mendapat kuasa baru untuk menyingkap penyimpangan kurikulum dan kinerja dosen. Posisi ini jelas sudah dipikirkan matang-matang oleh Kyuhyun dan Eungi sebelum Kyuhyun mengajukan surat lamarannya, ini adalah cara mereka untuk menurunkan musuh besar tukang plagiat, Hwang Hojin—seluruh bukti sudah mereka siapkan, dan karena gelar Professor pria itu diberikan oleh universitas ayah Kyuhyun, maka pencabutan gelar dari sisi internal lebih mudah, apalagi mereka memang menemukan bukti plagiarisme baru dalam dua tahun terakhir yang merugikan mahasiswa lain.

Mereka juga menggunakan waktu kunjungan ini untuk memantau pembangunan rumah masa depan mereka di Bukchon yang waktu itu telah digambar Kyuhyun sebelum ia melamar Eungi. Wanita itu tetap ternganga kagum dengan pilihan site yang Kyuhyun peroleh—serta besarnya lahan itu. Lokasinya sesempurna yang digambarkan Kyuhyun dan Eungi tidak berani berspekulasi bagaimana cara pria itu bisa membeli tempat ini, meskipun besar kemungkinan uang hak patennya beralih menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk masa depan mereka seterusnya.

Keduanya memang tidak berencana menempati  rumah itu dengan segera, karena urusan studi mereka di Belanda masih terhitung cukup panjang, apalagi sejak pria itu diterima sebagai mahasiswa doktoral di kampus mereka. Penelitian Eungi juga masih memerlukan waktu sekitar setahun untuk benar-benar selesai, maka rumah di Bukchon ini belum akan menjadi tempat mereka bernaung setidaknya dalam tiga tahun ke depan.

Tapi agenda hari ini adalah yang terpenting dari rangkaian rencana mereka, hari pernikahan Eungi dan Kyuhyun.

Pagi itu Eungi sudah sibuk mondar-mandir di ruang tunggu pengantin wanita dengan gelisah. Mereka mengadakan upacara pernikahan dengan gaya barat, maka paham bahwa kedua mempelai dilarang untuk melihat satu sama lain sebelum acara dimulai dijunjung tinggi dalam proses ini.

Wanita itu memeriksa kembali pantulan bayangannya di cermin tinggi dalam ruangan itu, mencoba membenarkan beberapa detil kecil yang kurang lurus di gaunnya. Ia menarik napas dalam-dalam sambil mencoba menenangkan dirinya sendiri. Ia baru mendapatkan informasi yang mencengangkan dan masih cukup shock untuk bisa percaya berita yang diperolehnya, bagian terburuknya, ia baru mengetahui fakta itu tepat pagi hari di hari pernikahan mereka.

Professor Van Wijk mengetuk pintu besar di ruang tunggu Eungi dan mempersilakan dirinya masuk tanpa menunggu aba-aba dari wanita itu, ia membawa buket bunga yang akan Eungi genggam saat berjalan menuju altar nanti dan tangan sebelahnya memegang segelas champagne.

“Minumlah ini, dulu aku merasa lebih rileks di pernikahanku dengan sedikit bantuan alkohol.” Ia menyerahkan gelas tinggi itu pada Eungi.

Wanita itu menggeleng. “Aku tegang sekali sampai rasanya aku mau muntah sekarang, aku tidak mau memasukkan apa pun ke mulutku. Apa memang rasanya menikah semenegangkan ini?” Ia memandang profesornya dengan tatapan bingung.

“Apa yang membuatmu takut, Cha? Kau akan menikahi pria yang kau cintai.”

“Bagaimana jika ia berubah pikiran?” Eungi menggigit bibirnya gugup. “Apa Kyuhyun masih di dalam ruang tunggunya? Kumohon jangan bilang ia sudah kabur duluan.”

Van Wijk tertawa. “Aku bertaruh, pria itu juga mengkhawatirkan hal yang sama di ruang sebelah.”

“Beritahu aku bahwa semua ini akan baik-baik saja.” Wanita itu duduk di sofa yang disediakan lalu menyandarkan punggungnya ke punggung sofa, sambil menahan kepalanya agar tatanan rambutnya tidak rusak.

Van Wijk mengambil waktunya untuk memperhatikan kelakuan Eungi, seingatnya wanita itu tidak pernah berlaku seperti sekarang bahkan saat sedang menyampaikan sidang tesis dan sidang doktoralnya—Van Wijk tidak pernah melihat Eungi ketakutan hingga riasan di wajahnya tidak bisa menutupi kepucatan di balik kegugupannya. Pria paruh baya itu juga menyadari bahwa pupil mata Eungi bergerak-gerak cepat dari satu sudut ke sudut lainnya, seolah ia sedang berpikir keras.

“Cha!” Van Wijk membungkuk di depan Eungi sambil meremas kedua bahu wanita itu. “Tatap aku, kau sedang mengalami panic attack sekarang bukan?”

Eungi mencoba menatap Van Wijk pada mata hijaunya dan pria itu jelas bisa mencerna kengerian di mata Eungi.

“Apa jangan-jangan kau yang siap kabur dari acara ini?” Van Wijk memiringkan kepalanya bingung.

Eungi menggeleng mantap. “Sir Joost, aku harus bagaimana?” Ia berbisik.

“Kau hanya perlu menarik napas dalam, ikuti tempo langkahku selama kita berjalan ke altar, katakan ‘aku bersedia’ di waktu yang tepat dan biarkan pria itu menciummu. Se-simple itu Cha, tidak terlalu sulit sebenarnya. Bukan hari pernikahan yang sulit, tapi komitmen yang ikut serta setelahnya. Kalau acara bertukar sumpah itu akan berlangsung sangat cepat dan kujamin semua akan selesai sebelum kau sempat merasa lebih tegang lagi.” Kekehnya sambil mencoba menenangkan Eungi.

“Bukan, bukan tentang itu.” Ia menggigit bibirnya semakin gugup. “Aish, aku bahkan tidak yakin sebaiknya memberitahumu hal ini atau tidak.”

“Apa?”

Wanita itu menarik napas dalam sambil menepuk dadanya mencoba untuk rileks.

“Cha Eungi, kau mau membuatku mati penasaran ya? Kelakuanmu ini aneh sekali, beritahu aku apa yang mengganggumu.”

Eungi menarik napas dalam-dalam sebelum menepuk tempat kosong di sampingnya agar Van Wijk duduk di samping. Ia benar-benar butuh konsultasi singkat dengan pria yang sudah menjadi sosok pengganti ayahnya itu.

Wanita itu merendahkan suaranya, nyaris berbisik saat ia menjelaskan pada Van Wijk alasan di balik panic attack yang menyerangnya pagi ini. Wanita itu benar-benar takut seseorang akan menguping pembicaraan mereka jadi volume suaranya benar-benar dipelankan dan ia memilih untuk berbisik di samping telinga Van Wijk saja saat menyampaikan masalah yang baru ditemuinya pagi ini. Pria paruh baya itu mencondongkan tubuhnya untuk benar-benar mencerna keterangan Eungi, dan mata pria itu langsung melotot kaget saat ia memahami permasalahan Eungi.

Van Wijk menggenggam kedua tangan Eungi sambil meremasnya erat, sekarang ia pun ikut-ikutan merasa harus menenangkan wanita itu. “Kau bisa membicarakan itu dengannya nanti, aku yakin Cho akan mengerti.”

“Bukankah aku seharusnya bicara sekarang dengannya? Sebelum terlambat? Sebelum kami menyatakan sumpah kami?” Ia bisa merasakan bibirnya bergetar semakin gugup.

“Nanti, Cha.” Van Wijk menepuk bahu Eungi untuk meyakinkan. “Kita masih punya acara upacara sakral untuk dilangsungkan. Masalahmu bisa menunggu.”

“Tapi Sir—”

“Lagipula akan menjadi ‘bad luck’ kalau kau menemui pengantin pria sebelum upacara dilangsungkan, jadi jangan coba-coba keluar dari ruangan ini untuk menemuinya sekarang.” Ia menekan suaranya. “Aku akan menggenggam tanganmu untuk membantu menenangkan pikiranmu, kau bisa meremas tanganku saat kita berjalan menuju altar nanti. Tapi apapun yang kau lakukan, jangan temui pria itu sebelum upacara pemberkatan dimulai!”

“Kau sekarang jadi percaya takhayul macam itu?” Aku harus memberitahunya tentang hal ini, Sir.” Eungi menggembungkan pipinya untuk mengontrol tempo napasnya.

“Apa yang akan kau katakan padanya tidak akan merubah apa pun. Pria itu mencintaimu dan ia tidak akan bergeming dari rencana ini.” Van Wijk meyakinkan Eungi. “Hanya saja, jika kau memberitahunya sekarang, mood kalian akan sedikit terganggu dan sepertinya itu tidak akan terlihat bagus dalam sebuah upacara pernikahan. Pria itu sudah jungkir-balik untuk menggapai apa yang telah ia siapkan untukmu hari ini, Cha. Jangan rusak hari bahagianya hanya karena mulutmu tidak sanggup menjaga rahasia besar itu sedikit lebih lama.”

Eungi membuka mulutnya, siap untuk melawan kata-kata profesornya tapi pihak wedding organizer sudah mengetuk pintunya, meminta wanita itu untuk bersipa karena acara akan dimulai lima menit lagi.

“Ayo, sudah waktunya.” Van Wijk bangkit sambil mengulurkan tangan untuk membantu Eungi berdiri. Pria itu lalu menata sedikit gaun bagian bawah Eungi agar terlihat lebih bervolume.

“Aku takut, Sir.” Akunya. “Beritahu aku bahwa aku melakukan hal yang tepat.”

“Pernikahan ini adalah keputusan terbaik yang pernah kau buat dalam hidupmu.” Pria paruh baya itu mengangguk lalu memeluk tubuh mungil Eungi.

“Apa aku sudah terlihat cantik sekarang?” Ia melirik ke arah cermin untuk memeriksa bayangannya sekali lagi.

“Kau terlihat menakjubkan dan berkilau sekarang, pengantin wanita tercantik yang pernah kulihat.” Pria itu mengecup pipi Eungi dengan sayang. “Jangan bilang isteriku kalau aku bilang kau yang tercantik.”

Eungi tersenyum lemah dan akhirnya memaksa untuk menelan egonya saja pagi ini. Ia memilih untuk menyerahkan nasibnya di tangan Kyuhyun, mengikuti saran Van Wijk. Pria yang menggiringnya ke altar telah benar tentang banyak aspek dalam hidup Eungi, pasti pria itu tahu apa yang dibicarakannya tadi.

*

Kyuhyun berdiri dengan cemas di tempatnya tepat di altar, matanya tidak lepas dari pintu ganda besar tempat pengantin wanitanya akan muncul—yang seharusnya sudah terjadi sekitar lima menit yang lalu. Semua mata memandang dengan penuh antisipasi karena Eungi belum muncul dan Kyuhyun sendiri benar-benar penasaran seberapa mengagumkan wanita yang sangat dicintainya itu nanti.

Mereka memang memutuskan untuk melangsungkan pernikahan sederhana dengan cara tradisional, di dalam gereja tempat Kyuhyun biasa bersembahyang. Meskipun relasi ayah Kyuhyun sangat banyak, pria itu menghormati keputusan anak dan calon menantunya untuk melangsungkan pernikahan hanya dengan keluarga dan kerabat dekat mereka saja. Mereka ingin acara sakral ini menjadi berarti bagi orang-orang terdekat mereka, bukan menjadi ajang tukar menukar kartu nama untuk melebarkan sayap dalam dunia bisnis. Eungi pun sangat bersyukur karena banyak kawan dekatnya dari Belanda bersedia terbang jauh-jauh ke Seoul untuk menyaksikannya menikah—meskipun kebanyakan dari mereka justru senang karena bisa menggunakan alasan ini untuk berkeliling Korea Selatan.

Kyuhyun masih berdiri cemas, pria itu harus terus-terusan berbisik pada dirinya sendiri, mengingatkan agar tetap bernapas normal sementara mengunggu kekasihnya yang tidak biasanya telat. Wanita itu selalu tepat waktu, dan hal itu sekarang mulai membuatnya khawatir, apakah mungkin Eungi berubah pikiran? Kyuhyun ingin mati saja rasanya kalau sampai yang muncul dari pintu besar itu adalah Van Wijk seorang yang memberitahunya bahwa Eungi sudah kabur. Kyuhyun menggelengkan kepalanya cepat, menyingkirkan pikiran buruk itu dari benaknya dan kembali mengatur napasnya.

Kekhawatirannya lenyap ketika suara intro piano instrumental mulai dimainkah. Pria itu membebaskan Eungi untuk memilih lagu perjalanannya ke altar dan wanita itu memilih lagu dari Paul McCartney berjudul This Never Happened Before—yang harus diakui Kyuhyun sangat cocok untuk merangkum kisah mereka. Penantian Kyuhyun yang panjang  dan menegangkan tadi rasanya sangat setimpal setelah Eungi melangkah masuk dari pintu besar gereja itu.

Eungi menatap pria itu dengan mata berbinar dari ujung berlawanan tempat Kyuhyun berdiri, sorot ketegangan di wajah wanita itu sama dengan ketegangan yang melanda Kyuhyun sekarang dan wanita itu sepertinya bergantung sepenuhnya pada genggaman tangan Van Wijk untuk berdiri tegak, sementara tangan lainnya menggenggam buket bunga kecil berisikan mawar merah jambu dan lily yang serasi dengan make-up natural yang disapukan pada wajahnya.

seulwed

gambar milik Park Seul (from her real wedding photos)

Rahang Kyuhyun menganga kagum saat ia mempelajari tampilan pengantin wanitanya. Wanita itu menata rambutnya dalam bentuk sanggul rendah sederhana yang menggantung di bagian bawah kepalanya, tatanan rambutnya yang resmi itu disempurnakan oleh tiara kecil yang menghiasi puncak kepalanya dengan anggun untuk menyematkan cadar tule yang menggantung di belakang. Gaun putih Eungi membungkus tubuh mungilnya dengan sempurna komplit dengan sedikit aksen mengembang pada bagian bawah gaun, membuat wanita itu terlihat sempurna. Kyuhyun tahu bahwa kekasihnya itu memang cantik, tapi hari ini kata cantik saja tidak cukup untuk mendeskripsikan indahnya sosok Eungi di mata Kyuhyun, wanita itu bersinar dengan pesonanya dan Kyuhyun harus kembali mengingatkan dirinya sendiri untuk menarik napas.

Jarak dari pintu utama ke altar tidak terlalu panjang tapi bagi Eungi rasanya lorong itu tidak berujung dan langkahnya terasa sangat kaku. Ia akan memulai hidup baru dengan pria yang sangat dicintainya, pria yang sekarang sedang tersenyum konyol di depan altar, pria yang kini menatapnya dengan pandangan kagum yang tidak bisa disembunyikan.

Van Wijk di sampingnya tetap berbisik mengingatkan Eungi untuk tenang sambil menghitung langkah mereka menyesuaikan dengan lagu pengiring, pria paruh baya itu juga tetap menenangkan hati Eungi sambil berbisik bahwa semua akan baik-baik saja agar wanita itu tidak terbebani rahasianya yang barusan diberitahu padanya. Mungkin tanpa Van Wijk yang menjadi penghitung tempo dan pembimbing langkah Eungi, wanita itu sudah akan jatuh terjerembab beberapa kali saking tegangnya.

Akhirnya mereka tiba di tepi altar, Kyuhyun melangkah turun untuk menyambut tangan Eungi yang diserahkan oleh Van Wijk dambil membungkuk hormat pada profesornya itu, berterima kasih untuk semua yang telah dilakukan pria itu untuk mereka.

“Apa pun yang terjadi, berjanjilah kau akan menjaga dan melindunginya sampai akhir hayat kalian.” Van Wijk meremas tangan Kyuhyun dalam genggamannya sambil menatap tajam penuh ancaman pada pria tiu.

“Aku akan melakukannya, Sir.” Kyuhyun membungkuk sekali lagi. “Aku tidak akan membiarkannya lepas dari pengawasanku.”

Van Wijk mengambil tangan Eungi yang terkalung di lengannya lalu membawanya pada tangan Kyuhyun. “Good luck up there, I love you, Cha!” Pria itu mengecup pipi Eungi tiga kali selebum ia benar-benar melepas Eungi pada Kyuhyun dan mengambil tempat duduk di bangku yang disediakan.

Kyuhyun membantu Eungi meniti tangga altar, masih dengan tatapan kagum di wajahnya.

Pria itu memanfaatkan waktu sempit saat meniti tangga untuk berbisik mesra di telinga Eungi. “You took my breath away, Eungi-ya. kata ‘cantik’ tidak cukup untuk mendeskripsikan dirimu sekarang.”

Eungi tersenyum, ajaibnya kata-kata Kyuhyun yang sederhana itu bisa membuat beban di pundaknya terangkat begitu saja. Yang perlu dilakukan wanita itu hanya menatap keteduhan dalam sorot mata pria itu dan ia tahu bahwa pria itu mencintainya. Apa pun berita yang akan Eungi sampaikan padanya nanti, Eungi yakin Kyuhyun akan tetap berada di sisinya.

“Aku gugup.” Balas Eungi juga berbisik. “Dan kau terlihat tampan sekali dalam jas itu.”

“Aku sama gugupnya denganmu, sayang.” Kyuhyun terkekeh. “Ayo kita tuntaskan acara ini.”

Mereka berdiri tegak di atas altar, menghadap satu sama lain dengan seorang pastor di antara mereka, siap mengungkapkan sumpah setia seumur hidup mereka.

Pastor itu segera memimpin jalannya upacara, ia memulai dengan menjelaskan langkah-langkah suci yang akan mereka jalani serta hak dan kewajiban mereka sebagai suami-isteri. Pastor itu juga menjelaskan tenang bagaimana cinta itu adalah sesuatu yang membutuhkan kesabaran dan kebaikan hati manusia serta kata-kata mutiara lain yang sudah sering didengar mereka di dalam film-film romantis. Eungi dan Kyuhyun harus menahan diri untuk tidak tertawa geli dengan pidato pastor di antara mereka. Susah sekali rasanya tidak bersikap kekanakan sementara keduanya sudah tidak sabar untuk masuk ke dalam inti acara saja. Hanya ketika sang pastor mulai menyuruh mereka untuk mengulang sumpah pernikahan yang ia ucapkan, Eungi dan Kyuhyun bisa kembali serius.

“Apakah engkau, Cha Eungi, bersedia menerima Cho Kyuhyun sebagai suamimu yang sah secara agama dan hukum, mendampinginya dalam kesulitan dan kebahagian, sepanjang hidup kalian?”

Eungi tersenyum lebar dan Kyuhyun bisa melihat rona di wajahnya semakin memerah saat wanita itu menyatakan “Aku bersedia.” Eungi maju selangkah agar Kyuhyun bisa menyelipkan cincin pernikahan ke dalam jari manisnya.

“Dan apakah engkau, Cho Kyuhyun, bersedia menerima Cha Eungi sebagai isterimu yang sah secara agama dan hukum, mendampinginya dalam kesulitan dan kebahagiaan, sepanjang hidup kalian?”

“Aku bersedia.” Ia menyengir lebar saat menyatakan kata-katanya. Ia mengangkat tangannya agar Eungi bisa menyelipkan cincin pernikahan untuknya dengan mudah.

“Dengan kuasa yang diberikan padaku, kunyatakan kalian sebagai sepasang suami-isteri.” Sang pastor akhirnya meresmikan pernikahan mereka.

Kyuhyun mengambil langkah untuk mendekati Eungi, tidak perlu menunggu lebih lama untuk menundukkan tubuhnya agar bisa memberi Eungi ciuman pertama mereka sebagai sepasang suami-isteri. Pria itu menekankan bibirnya yang bergetar pada bibir Eungi, ia pun bisa merasakan kegugupan wanita itu melalui ciuman singkat mereka. Eungi mengangkat tangannya untuk membelai wajah Kyuhyun lembut sambil sedikit membuka mulutnya agar bisa mencium Kyuhyun dengan nyaman. Mereka tentu saja sadar sedang berada di mana, serta berapa banyak mata yang melihat mereka sekarang, jadi keduanya menahan diri dan menyudahi ciuman mereka dengan segera. Kyuhyun yang masih belum rela melepas ciumannya justru menyapukan hidung mancungnya pada hidung Eungi sembari membawa bibirnya ke atas dahi wanita itu, untuk memberikan ciuman lembut pada puncak kepala Eungi.

“Kau resmi menjadi isteriku sekarang, noona.” Ia berbisik sambil membantu Eungi turun dari altar.

“Dan kau masih akan memanggilku seperti itu.” Ledek Eungi balik berbisik.

“Sudah kubilang, aku akan tetap memanggilmu dengan panggilan kesayanganku sampai kita jompo nanti.” Kekehnya.

“Mulai hari detik ini, kau terjebak untuk hidup bersamaku sampai akhir hayatmu.” Tambah Eungi dengan cengiran lebar.

“Hmm.” Kyuhyun mengangguk setuju. “Just living the dream.”

*

Rangkaian acara mereka akhirnya tuntas di sore hari. Keduanya langsung memohon diri untuk beristirahat di dalam honeymoon suite yang sudah disediakan di sebuah hotel berbintang di Seoul. Kyuhyun masih tidak bisa melapas pandangan matanya dari Eungi, karena wujud wanita itu benar-benar membuatnya terkagum dari berbagai sisi. Dulu Kyuhyun tidak pernah mengira bahwa ia akan menjadi pria yang rela berkomitmen dalam sebuah pernikahan sakral, tapi kalau melihat wanita di hadapannya ini, rasanya justru konyol kalau mereka tidak meresmikan hubungan abadi mereka.

Dari seluruh keputusan yang pernah Kyuhyun buat, ia yakin bahwa menikahi wanita ini adalah keputusannya yang paling benar.

Eungi yang sejak tadi merasa risih dipandangi Kyuhyun langsung melemparkan bantal pada wajah pria itu. “Sampai kapan kau akan melongo seperti itu, Kyu?” Ia tersipu.

“Kau terlihat luar biasa dalam gaun itu, tapi sejujurnya aku justru tidak sabar untuk melepas gaun itu dari tubuhmu.” Ia terkikik jahil.

“Jas yang kau kenakan juga membungkus tubuhmu dengan sangat sempurna, aku pun harus mengakui bahwa aku sudah membayangkan berapa banyak lapisan pakaian yang harus kutanggalkan sebelum memulai malam pertama kita.” Ia balas menyeringat jahil.

Well, ini memang malam pertama kita, kita boleh melakukan apa saja yang kita mau.” Ia melangkah mendekat pada Eungi dan mulai menyudutkannya ke tembok. “Kau mau kugendong lagi seperti posisi favoritmu itu, atau kita mau mencoba posisi baru yang kemarin kita diskusikan?” Godanya sambil mengusap permukaan bibir Eungi dengan ibu jarinya sembari berbisik di telinga Eungi.

Eungi menarik napas dalam lalu langsung melumat bibir Kyuhyun tanpa aba-aba. Ia menekan bibirnya dengan tergesa, mengalungkan lengannya pada leher Kyuhyun sebelum ia melumat bibir pria itu dengan agak kasar. Pria itu terkejut dengan tindakan isterinya, tapi ia mencoba untuk mengikuti keinginan Eungi yang sekarang terkesan tidak sabaran. Semakin dalam ciuman mereka, semakin Kyuhyun merasa ada yang janggal, maka pria itu sedikit mendorong tubuh Eungi dengan halus agar wanita itu menghentikan lumatan pada bibirnya. Kyuhyun mengangkat dagu Eungi dengan jemarinya, meminta wanita itu untuk menatap matanya.

“Noona, apa kau baik-baik saja? Hey, upacara pemberkatan kita sudah berakhir, kau tidak perlu merasa tegang lagi.” Kyuhyun mengecup lembut bibir Eungi. “Kau tahu apa yang sebaiknya kita lakukan? Rileks sedikit sebelum menikmati malam pertama kita.”

Kyuhyun berjalan menuju meja tengah untuk mengambil champagne yang sudah menjadi satu paket dengan kamar mereka. Ia membuka lapisan alumunium foil, melonggarkan kawat yang mengikat sumbat botolnya, lalu dengan mantap melepaskan gabus penyumbat tanpa menimbulkan suara yang terlalu keras. Kemudian ia menuangkan isi champagne ke dalam dua gelas tinggi sebelum menyerahkan satu gelas pada Eungi.

“Kemarilah, duduk di sampingku.” Ia menarik Eungi ke arah sofa untuk duduk bersama dengan santai. “Untuk hari pernikahan kita dan kehidupan berumah tangga sampai akhir hayat!” Kyuhyun mengangkat gelasnya untuk toast dengan Eungi yang dibalas wanita itu dengan mengangkat gelasnya juga. Kyuhyun menyisip sedikit champagne dalam gelasnya sementara Eungi justru meletakkan gelas di tangannya ke atas meja.

“Aku harus bicara padamu.” Akhirnya ia membuka pembicaraan.

Ketegangan di wajah wanita itu masih sangat kentara dan dari nada bicaranya, Kyuhyun yakin pasti ada yang salah. Pasti ada yang disembunyikan isterinya itu sepanjang acara pernikahan tadi dan wanita itu siap meledak karena tidak bisa menahan pikirannya lebih lama lagi.

“Apa kau baik-baik saja?”

“Aish, berhentilah bertanya jika aku baik-baik saja.” Ia mendengus kasar.

“Kau terlihat bingung.” Kyuhyun meletakkan gelas di atas meja lalu mencondongkan tubuhnya lebih dekat pada Eungi. “Eungi-ya, apa yang ingin kau bicarakan denganku?”

Eungi menggigit bibirnya, ia bisa merasakan matanya mulai memanas dan berair padahal ia belum berhasil memilih kata-kata yang tepat untuk mulai bicara.

“Eungi-ya, jangan bilang kau baru saja menyesali pernikahan kita?” Cecar Kyuhyun khawatir.

Eungi menggelengkan kepalangnya cepat dan langsung menangkupkan tangannya pada wajah Kyuhyun. “Tidak, demi Tuhan bukan itu. Tentu saja aku tidak menyesalinya. Aku sangat bahagia sekarang.”

“Lalu mengapa kau menangis?” Pria itu mengusapkan jemarinya di bawah pelupuk mata Eungi.

“Aku takut.”

“Upacara pernikahan sudah selesai, noona. Kita melakukannya dengan baik. Kita saling mengucapkan sumpah dan pernikahan kita sudah tercatat resmi sekarang. Apa lagi yang kau takutkan?”

“Janji padaku bahwa kau tidak akan mencampakkanku karena ini.” Bulir air mata lain jatuh dari pelupuk mata Eungi.

Kyuhyun menarik napas dalam, sedikit kesal dengan cara Eungi yang memutar-mutar kata-katanya. “Ada apa, Eungi-ya? Aku tidak akan mencampakkanmu. Apa kau gila? Aku sudah berjuang susah sekali untuk sampai di tahap ini bersamamu.”

Eungi bangkit dari duduknya untuk berjalan ke arah nakas di samping ranjang mereka, mengambil tas kecil berisi barang-barang penting miliknya. Dengan langkah yang semakin tertatih, ia kembali duduk di samping Kyuhyun sambil mempersiapkan mental.

“Aku baru mengetahuinya pagi ini dan aku takut.” Ia membuka tasnya.

“Apa yang baru kau ketahui? Noona, kau membuatku frustrasi sekarang.” Ia duduk tegak sambil merasa sangat gugup hanya karena menonton ketegangan di wajah Eungi.

Eungi mengeluarkan sebuah benda kecil seukuran thermometer dan memberikannya pada Kyuhyun. “Aku tidak tahu tentang ini sebelumnya, aku bersumpah. Aku juga mempertimbangkan untuk memberitahumu tentang ini pagi tadi sebelum kita menikah, tapi Van Wijk meyakinkanku untuk tetap menutup mulut dan tidak merusak suasana pagi tadi.” Suara Eungi semakin bergetar karena ia sudah mulai terisak. “Kumohon, jangan marah padaku.”

Kyuhyun tahu persis benda apa yang digenggamnya dan sekarang alisnya bertaut kebingungan, mencoba menterjemahkan makna indikator yang ada di benda itu. “Noona, apakah ini…” Ia mengangkat tatapannya dari alat itu dan menatap Eungi, “apakah kau sedang…”

Eungi menggigit bibirnya gugup masih sambil menangis dalam diam. “Maafkan aku, aku tidak tahu sebelumnya.”

Kyuhyun bisa merasakan serbuan emosi menyerang dirinya sekarang, kebingungan, kegemparan, kebahagiaan, rasa bangga, namun tidak satu pun dari emosi yang dirasakannya berhubungan dengan amarah pada isterinya.

“Inikah alasan mengapa kau tidak menyisip setetes alkohol pun hari ini?” Pria itu merasa kedua matanya memanas seiring senyuman di wajahnya melebar. “Apa anugrah ini benar-benar datang secepat ini untuk kita?”

“Apa kau marah?” Eungi menahan napasnya, menanti jawaban jujur Kyuhyun.

Kyuhyun menggeser duduknya lalu menarik Eungi ke dalam dekapannya. Pria itu membanjiri isterinya dengan banyak kecupan di seputar wajahnya sebelum ia mengecup mesra bibir Eungi yang masih bergetar.

“Noona,” ia menghapus sisa-sisa air mata di wajah Eungi. “Kau tidak perlu takut karena ini dan mengapa kau justru meminta maaf? Ini hal yang sangat baik.”

“Aku takut kau belum—kita belum—siap untuk ini.” Ujarnya jujur.

Kyuhyun terkekeh. “Kita berkencan lebih dari tiga tahun, kita sudah berusia tiga puluh tahun lebih, jelas kita sudah cukup dewasa dan kita pun sudah mapan sekarang. Kalau kita mau mengisi tiga kamar anak di rumah kita, bukankan kita memang harus menyegerakan segalanya?”

“Jadi kau tidak masalah?”

Kyuhyun mencium Eungi kembali. “Aku akan berbohong kalau bilang tidak terkejut. Selama ini kau meminum pil jadi memang berita ini sedikit mengagetkan. Tapi jika takdir kita seperti ini, jika anugrah ini datang sekarang, maka kuanggap ini sebagai hadiah terbaik yang bisa kau berikan untuk hari pernikahan kita.”

Rasanya beban di pundak Eungi benar-benar terangkat sekarang. Wanita itu tersenyum manis lalu  menyandarkan kepalanya di atas bahu lebar suaminya, dalam hati merasa lega karena ia mendengarkan kata-kata Van Wijk pagi tadi.

“Tunggu dulu, noona. Si pak tua itu mengetahui berita penting ini sebelum aku?” Tanya Kyuhyun dengan nada kesal.

Eungi mengangguk. “Ia memaksaku untuk tetap bungkam sampai acara selesai. Dengan konyolnya ia bilang akan menjadi pertanda buruk jika mempelai pria dan wanita bertemu sebelum upacara berlangsung, bisa-bisanya pria tua itu percaya takhayul di saat-saat seperti ini.”

Kyuhyun menyandarkan kepalanya pada punggung sofa sambil menghela napas panjang. “Aku benar-benar semakin sentimen dengan profesor kita. Ia tahu banyak tentang hubungan kita, ia memainkan peran cupid sejak kita rujuk, ia memaksaku membaca bukumu bahkan ia menanamkan ide agar aku menjadi valedictorian jika ingin menikahimu…”

“Van Wijk melakukan itu?” Eungi tertawa geli.

Kyuhyun mengangguk. “Lalu sekarang dia pula yang menjadi orang pertama yang tahu tentang kehamilanmu. Damn! Kita benar-benar harus membuat perjanjian baru dan batasan-batasan yang jelas dengan pria itu.”

“Ia hanya melindungiku, Kyu.” Hibur Eungi.

“Aku tahu.” Ia mengecup puncak kepala Eungi. “Pantas saja kau terlihat berkilau hari ini, kudengar wanita yang sedang hamil memang memiliki kilau tersendiri.”

Eungi terkikik lalu memeluk Kyuhyun lebih erat. “Kukira kau akan kelabakan saat mendengar berita ini.”

“Kukira juga begitu.” Ia mengangguk, mengkonfirmasi kekhawatiran Eungi. “Tapi aku sudah bersumpah untuk menjagamu dan melindungimu sampai akhir hayat kita, jadi daripada aku kelabakan, lebih baik aku mensyukuri apa yang telah dititipkan pada kita.”

“Tapi aku masih ketakutan sekarang, Kyu. Bagaimana jika ternyata aku akan menjadi ibu yang buruk bagi anak kita?” Ia menenggelamkan wajahnya pada lekukan leher Kyuhyun.

Pria itu mengecup puncak kepala Eungi sambil membelai punggungnya lembut. “Itu tidak akan terjadi, noona. Jika kau bisa merubah bocah brengsek bernama Cho Kyuhyun menjadi pria hebat yang sekarang mendekapmu, maka kau akan menjadi ibu yang sempurna bagi ketiga anak kita kelak.” Pria itu tersenyum lebar. “Aku tahu bahwa aku memilih wanita yang tepat untuk menghabiskan sisa hidupku.”

TAMAT!

 

 


Author’s note:

November ends, and so does this story…

Aku nggak bisa mengekspresikan sesenang dan sepuas apa aku dengan cerita ini, I feel like patting myself on the back for this ;p

Ini salah satu cerita yang sangat berarti buatku, karena jarang banget aku bisa dapet ide hanya dari satu penampilan Kyuhyun yang super berkesan, dalam kasus ini, inspirasi datang dari penampilan Kyu pas nyanyi “Wildflower” milik Park Hyosin. Ekspresi wajahnya pas nyanyi, penekanan di beberapa kata, aku nangkep perasaan pasrah sama sedikit kesel pada kata-kata yang Kyuhyun tekankan di lagu itu kayaknya sesuai sama karakter Kyuhyun di FF ini yang setia nunggu Eungi memandang dia sementara dia mati-matian buat memperbaiki diri menjadi sosok yang bisa dibanggakan di mata Eungi. Dengan inspirasi itu, cerita ini pun muncul di kepalaku—all in one go.

Jadi terima kasih untuk semua reader (silent maupun yang bermurah komen) karena udah ikut dalam perjalan cerita ini bersama Eungi dan Kyuhyun. Aku belum yakin apa bakal bikin spinoff dari FF ini, karena kayaknya udah panjang banget, ntar pada bosen.

Satu hal lagi (nggak penting sih, tapi yaudahlah ya tanggung hahaha),

Kebanyakan FF selalu menampilkan Kyuhyun sebagai sosok dingin, kasar, berlidah tajam—yang mungkin memang cocok banget sih kalau dia ditempelin karakter yang kaya gitu, aku pun suka banget Kyuhyun yang digambarin di banyak FF yang begitu (antagonist Kyu is sexy sometimes). Hihihihi…*,*

Tapi nggak tau kenapa, kalau aku bikin cerita tentang orang yang satu ini, aku selalu relate ke pembawaan yang selalu dia tampilin, pria yang sebenernya masuk ke dalam kategori hopeless romantic, melankolis, dan berhati baik. Mungkin itu alasan aku memberi karakter yang “human” banget buat Kyuhyun di sini (dan juga di kebanyakn FF aku yang lain… ;p)

Thanks for reading~ hope you enjoyed it as much as I enjoyed writing it.

And while i’m on it, curhat dikit ya… bukannya aku cengeng, manja, atau gimana-gimana (padahal memang mellow)… Tapi perlahan aku kayanya mulai paham kenapa dulu author favoritku mywhitevanilla sampai ngehapus WPnya. Memang dunia per-FF-an itu keras ya ternyata. Aku cuman mau berpesan, kalau anda membaca, hargai yang menulis. Kalau anda tidak suka dengan yang anda baca, anda selalu punya pilihan untuk menutup window WP ini, don’t bash. Karena kamu tidak pernah tahu alasan seseorang menulis, bisa untuk menyalurkan hobi tapi bisa juga untuk menyampaikan isi hatinya, kamu tidak tahu apakah yang kamu kritik itu adalah pengalaman pribadi atau rekaan semata, kamu tidak tahu pasti bahwa terkadang dunia memang tidak seindah dan sesempurna yang ada di FF. Aku menulis sebagai hobi dan juga untuk mengobati diriku sendiri, tolong jangan sakiti dan garami luka aku dengan makian kamu. Think before you speak, please. Sekian.

Love,

ssihobitt

Advertisements

147 thoughts on “(Indonesian Version) One Last Shot – Part 30 (end–finally!)

  1. Cho Sarang says:

    Aku gak salah ubek – ubek mbah google buat nemuain wp ini, hasilnya memuaskan. Dari awal sampe akhir ceritanya bagus,keren dan puas membacanya. Terima kasih buat authornya yang udah bikin cerita sebagua ini, feelnya dapet dan juga detail ceritanya tentang akademis dunia arsitek dan juga detail negara – negara di dalam cerita ini.

    Apa author gak berniat jadiin ini novel ? Sayang loh kalo gak di bukuin, ceritanya lebih pantes dibukuin daripada hanya berakhir di wp.

    Aku mau ucapin terima kasih udah bikin cerita bagus seperti ini, tetap semangat menghasilkan karya bagus ya author…

    Liked by 2 people

  2. angelkim393 says:

    Ahhhh g nyesel bc nie ff….karna menurutku jln ceritanya bagus^^ ff ini berhasil bikin emosi pembaca terombang ambing….wahhh daebak^^ ini ff masuk di listrik favorite ku^^ terimakasih karna udh buat cerita yg sebagus ini^^ congratulations ^^

    Liked by 1 person

  3. PinkyChoi says:

    Ga relaaa pisah dr ff ini huhuhuhuuu
    Suka bgt bgt!! Kyu bnr2 jd sosok yg beda,byk hal baru yg aku tau gra2 baca ff ini..ilmu bru pastiinya😊😊
    Sempurna..i love it!!

    Thank you thor bwt cerita yg sangat menghibur ini..
    Ga sabar baca karya2mu lainnya😘😘

    Liked by 1 person

  4. kyuwife1 says:

    FF kmu memang berkualitas semua 😍😍
    Gaya bahasanya , ceritanya semua dlam porsi yg pas!
    Akhirnya jg manis banget!!
    Ak jg salah satu penggemar mywhitevanilla dan sekarang jd penggemar kamu jg!
    Keep writing Amazing story ssihobit!
    Fighting! 😘

    Liked by 1 person

  5. Atta says:

    Ini benar” smpurna..
    critanya sngat” bagus.. jd teringat dgn prjuangan myelesaikan study dulu😁

    Tak banyak bacot q ucapin tengkiu udah buat
    ceritany..

    Ditunggu karya slnjutnya☺😁

    Liked by 1 person

  6. ona kyu says:

    wah daebak ceritanya keren banget. setelah melalui perjuangan panjang dan melelah serta perpisahan yang menyakitkan akhirnya mereka menikah juga. dan yang jadi bonusnya Eungi hamil kan kerja keras Kyu g jadi sia -sia. pembuktian diri Kyu memang keren.😍😍😍😉👍👍👍

    Liked by 1 person

  7. Barom yu says:

    Udah panik apa yang bikin eungi Tegang, Ternyata oh Ternyata Dia Hamil 🙂 chukka unnie n kyuppa moga anak nya kembar 😝
    Aigoo~~ romantis” nya tetep yaw, kayak kurang bumbu gitu ibarat masakan mah
    Daebak lah eonni, sukses bikin aku jatuh cinta sm karakter kyu disini yang Pria Sejati sekali 👍😄
    Bener” Hadiah pernikahan yg gak bisa di lupain sm kyu n eungi ini! Akhirnya perjuangan mereka setiap malam berbuah bayi*eh haha

    Liked by 1 person

  8. key says:

    Akhirnya…

    Kelar juga bacanya, Minus eps yang di p.w tentu nya.
    Over All eps dalam cerita ini udah sangat keren abis. Walaupun masih ada tipo sedikit tapi gak mengurangi n gak merusak isi cerita dalam alur di tiap eps nya.
    Tw blok ini tuh Dr Author-nim nya Baby n me “Lim Zhu qi”.
    Pertama kali buka blok ini tuh gak langsung baca tapi malah bikin komentar aneh gitu.
    Penasaran akan promosinya Lim Zhu qi tentang cerita di dalam “One last shot” ini, maka di waktu ada kerenggangan waktu coba baca dari eps pertama Ampe ke beberapa eps berikut nya.

    Kesan tentang blok ini tuh “Imagine’nya tinggi, sangat inovatif, menyuguhkan yang beda dari cerita yang lain, penuangan cerita yang selaras akan penulis itu sendiri, dan ssihobitt itu sendiri salah satu dari sekian banyak Author-nim yang masuk dalam daftar My favorit. Ssihobitt juga menurut pendapat Gw adalah seorang yang hebat yang dapat menuangkan imajinasinya lewat penjabaran dalam cerita.

    Sungguh ini di luar expektasi otak si pembaca.
    Dan blok “Mu” ini benar-benar sangat bisa menginspirasi semua orang yang pernah membaca cerita Mu.

    Sukses terus dalam berkarya.
    Gw tunggu karya-karya selanjutnya.

    Keep write N Chaiyoo!!!!

    Liked by 1 person

  9. Annealbarn says:

    Wooww keren bgt ceritanya…konfliknya tidak seribet ff pada umumnya tapi sumpah ini keren,perjalanan cinta mereka manis bgt dan natural,susah dapetin ff yg berkualitas seperti ini,maaf baru komen di part ini karena bacanya ngebut,dan saking penasarannya untuk ke part selanjutnya,walaupun ada part yg aku lewat karena gk tau pwnya,dan aku gk tau alamat emailnya author 😭 tapi aku puas bgt dgn ceritanya,terimakasih author udah bikin sosok kyuhyun yg manis disini,makin lope lope deh sama author ehh..sama kyu 😀

    Liked by 1 person

  10. cutephephe says:

    lagi2 d bikin speechless sm cerita dr ff ini, aq g tw gmn author bs dapetin ide cerita, dan penyampaian bahasanya bs smooth banget. jujur aja aq ngebaca ff ini sepatah2 alias nyuri2 waktu jd nyicil, tp tiap kali baca bs kebablasan smpe insomnia demi nuntasin rasa penasaran sm critanya. dan kebetulan hari ini libur, aq lgsg ngegas dr part 16 smpe slese. ngebaca ceritanya, konfliknya, romance part nya tuh dapet smua, brasa kaya nonton film. baca tp tanpa sadar qt ngebayangin smuanya dr tokoh, tempat, smpe emosinya. pokoknya keren abis ini cerita, smoga karya2 nya makin menggebrak yak. Proud of u Sihobit, I will always wait for your next fanfiction.

    Liked by 1 person

  11. mylovekyunie says:

    Haaaiiii ssihobitt-nim ^^ aku reader baru disini *baru banget* hahah

    Awalnya aku tau ff ini dari temen yg juga hobi baca ff kyu dan akhirnya aku ikutan baca. Ff yg pertama kali aku baca adalah stockholm syndrom dan 1 kata buat ff ini: PARAH!

    Parah dalam artikata positif tapi wkwk. NCnya ‘parah’ banget bikin aku gak kuat 😂 makanya kadang kalo udah gak kuat aku skip ncnya *gppkan?* dan aku lanjut kebagian lain. Aku mulai jatuh cinta sama sosok kyuhyun yang kakak bikin ya pas baca ff ini. Sejujurnya aku udah bosen baca ff yg kyunya antagonis atau jadi ceo dingin atau semacamnya yg udah banyak di ff kyu lainnya dan saat membaca ff stockholm syndorm ini awalnya aku kesel sih kok kyunya jahat banget tapi lama kelamaan dia berubah dan berubahan itu yg bikin aku jatuh cinta sama karakter kyuhyun. Dia jadi cowo penyayang yg sangat amat mencintai dan tak ingin kehilangan gadisnya. Aku melted bangey dengan sikap2 kyu yg penyayang itu 😍😍😍 maaf banget aku gak review ff itu tiap partnya karena aku langsung keenakan baca ff kakak yg lainnya 😂.

    Lalu berlanjutlah aku ke piles of regrets dan one last shoot. Klimaksnya aku bener bener jatuh cinta banget banget sama karakter cho kyuhyun di one last shoot. Duh gimana ya aku menjabarkan…. ya pkknya karakter kyu itu idaman banget lah hahaha sampe2 aku berfikir apakah ada pria di dunia real seperti itu?? Kayanya sih 1:1juta kalo pun ada hahahaha

    Pada intinya aku sangat amat menyukai ketiga ff ssihobitt ini hehehe. Nanti aku akan lanjut baca ff yang lain dan semoga aja aku dibuat makin jatuh cinta sama karakter kyuhyun di ffmu ini kak 😄 semangat terus dan sukses teruusss! GBU 😊

    Nb:
    Apakah ada rencana untuk menovelkan salah satu ff disini?? Atau adakah rencana menulis novel dengan cast kyuhyun?? Heheh

    Sama aku senengnya adalah ffmu tidak melibatkan konflik yg ruwet dan menjlimet wkwk dan hanya fokus pada pemeran utama **itu ff yg aku suka banget wkwk**

    Terakhir aku selalu menanti sequel dari piles of regrets 😆😆

    Liked by 2 people

  12. retnoas says:

    Ini ff yang terbaik, terkeren, dan termenakjubkan yang pernah aku baca.
    Ff ini bener2 ngebawa aku untuk ngerasain naik turunnya emosi yang dibawa dari cerita di ff ini.
    Ini bener2 awesome!!!!!

    Karakter Kyu yg belum pernah aku liat di ff lain, karakter yang sederhana layaknya manusia biasa tapi bener2 dibuat sangat kuat di sosok Kyu dicerita ini.
    Sosok Eungi yang bener2 melekat juga dalam ff ini, menambah rasa dari ceritanya sendiri.

    Ini bener2 keren!!!

    Mywhitevanilla, aku pun jg salah satu penggemarnyaahhh…

    Dan congratulation ssihobitt, skrg aku menjadi salah satu penggemarmu…

    Sekali lagi selamattt ssihobitt, ff buatan mu, daebaakkkk!!!

    Liked by 1 person

  13. Rinjani says:

    Finally deh tamat:”)
    Thor aku baru nemuin ff yg bener2 bikin imajinasi aku jd kaya yg bener nyata karena saking detailnya. Dimulai dari ceritanya yg detail kaya dunia akademis nya Kyuhyun dan Eungi, sampe seluk beluk Negara-negara di Eropa yg jd latar dunia akademis mereka. Istilah-istilah akademis yg author pake itu ada beberapa yg baru aku tau, terutama di bidang teknik.
    Karena aku kuliah di ilmu sosial yg mengharuskan nanti terjun ke dunia kependidikan juga:”)
    Over all aku seneng banget tulisan mu ka, feel nya dapet sampe berhasil bikin baper tiap part nya. Berikut yg emg alurnya dibikin beda sama ff nya Kyuhyun yg pernah aku baca. Biasanya doi sering jd CEO muda yg mewariskan kekayaan wkwk

    Ka ini daebak loh kalo di terbitin jd buku.
    Kalimat yg kaka susun dan dirangkai tuh sederhana dan mudah dipahami.
    Kalo aku ada kesempatan aku bakal berkunjung ke ff kaka yg lain hehe.
    Fighting ka untuk karyamu yg lain :3 dan terimakaciii kebaikan password nya 😊😊

    Liked by 1 person

  14. omiwirjh says:

    Ending akhirnya hapoy ending. Aku suka banget sama karakter Kyuhyub disini huft belum pernah nemuin di ff yg lain. Satu hal yg penting ini bangkitin aku buat semangat nyusun skripsi hahahah terimakasih untuk tulisannya yg banyak pelajaran kak.

    Liked by 1 person

  15. oh inhye says:

    akhirnya ending yg memukau,,
    nice story, nice cast, nice ending…
    hehehhe..
    suka m gaya bahasanya,, pola pkir author yg dituang d setiap pola pikir tokoh sungguh membuat saya ikut termotivasi,,, kereen bgt,,
    ini jenis cerita dg complete genre,, hehehee
    apalagi ketika part menjelaskn desain rumh masa depan kyuhyun,, nice..
    membuat aq mulai menjelajah imajinasi q sendri untuk real desainnya krn aq jg suka desain interior n eksterior…
    fighting y eoni untuk karya2 selanjutnya !!! klo ad waktu buatin squel keluarga kecil kyuhyun-eungi donk eoni.. ☺😀

    Liked by 1 person

  16. Yoon28 says:

    Finally mereka nikah. eungi bodoh. Dia hamil ngapain bingung 😂 bikin gw panik aja *loh(?)

    setuju sama author tntg karakter kyu dimana dia emg cocok buat jd antagonis hehe lebih keliatan sexy eiyy.
    Tp suka kok sm karakter kyu yg disini. Itu bener2 ngejabarin dr anak manja sampe mandiri dan bisa berhasil. kl yg ini kayaknya kenyataan ya ahaha maksudnya ada beberapa org yg kayak gitu. Ketemu sama org yg dicintai nya dan dia bisa berubah sedemekian rupa yg ga bisa kita tebak kyk apa.

    Terakhir. Thanks to unnie yg udh buat cerita ini. Bener2 berasa baca novel krn pemilihan katanya bagus dan alurnya jg rapih. Semuanya jelas. Scene di setiap ceritanya jg detail. Cuma satu yg menurut gw agak kurang hehe, kenapa harus manggil noona 😂 kayanya kl lg intim atau lg romantis2an semua hancur gitu aja pas denger kata ‘noona’ wkwk tp kembali ke hak penciptanya, ini cm opini aja kok hehe.

    dan akhirnya gw nyelesaiin ff ini dalam semalam hahaha ga enak kan kl bacanha putus2

    Saranghae authornim~~ 💞🙌🙌

    Liked by 1 person

  17. Zahra says:

    Gak rela sumpah kalo ini udah tamat, berasa nonton drakor ngikutin perjalanan cinta mereka dari Kyu yang masih bergantung sma harta org tuanya tiba2 jadi pria dewasa hanya karena eungi manggil dia dgn sebutan ‘nak’

    Pokoknya ff ini the best bgt sampe ngebuat aku garela buat pisah sma mereka berdua…
    Gak nyesel udah ngobrak-ngabrik gugel buat nyari ff kyu yang recommended dan berakhir pada One Last Shot.

    Kak, aku gak pinter buat komen kata2 indah atau yang kek dibuat eungi untuk kyu. Aku cuma bisa bilang FF INI KEREN!

    By,
    Zahra.

    Liked by 1 person

  18. Awrd says:

    Terimakasih sudah menporak porandakan hatiku. Terimakasih jg sudah menyadarkan aku bahwa aku lulusan sastra yang ga ada apa”nya setelah baca keindahan bahasa yg kk gunain dalam meyalurkan cerita. Jujur, aku kyk baca karya sastra, bukan cuma sekedar ff. Kata yg dipilih terlalu elok kalo karya ini cuma disebut fan fiction. Serius, kalo kk bikin novel, mungkin aku akan nyelesaiin ceritanya dalam seminggu, krn sebenernya buat nyelesaiin novel aku butuh 2bulan hehe. Keep writing! Xx

    Liked by 1 person

  19. ladybook123 says:

    Finally…. sampai jg ke part terakhir….
    Ceritanya bgs bgt…
    N menurutku karakter kyu dsini emang bnr2 lbh ‘human’
    Kyu memang cocok diberi sedikit sentuhan melankolis.. hehe…
    Thanks for the great story.
    Ga sabar buat baca ff yg lainnya jg 🙂

    Liked by 1 person

  20. angieelfsnowers23 says:

    Ini ff beneran bikin jungkir balik ga karuan. Bahasanya jelas teratur, alur jg ga ngebingungin jd berasa let it flow aja, complexity jg ga ribet. Two thumbs up for you, thor. And i wat to say sorry because i don’t left any comment before because i just do a marathon to read this story in a day. Wkwk. Nagih aja pengen lanjut baca terus. Good job thor. Keep writing thor. Mau ngubek” story yg lain dulu.

    Liked by 1 person

  21. Dian Rahma Nisa says:

    sumpah suka bgt sma ini ff.. pertamakali baca ini ff dari eps pertama sampe akhir dapet bgt feelnya, konfliknya pokoknya ini ff bener2 sempurna bgt, kaya yang lagi baca novel.. sumpah sebenernya pusing bgt sma paswordnya harus mikir dua kali untuk nyari jawabannya. sampai akhirnya ketemu jawabannya.. dan ternyata jawabanya so easy bgt! sumpah aku suka bgt sma ini cerita & aku juga suka bgt sma si authornya.. maaf baru bisa koment di eps terakhir.. pokoknya aku tunggu sma ff selanjutnya! semangat:)

    Liked by 1 person

  22. Dewi N says:

    I like’ this like this like this 👍👍

    This is the relationship goals. Singkirkan seks di luar nikah dan tinggal satu rumah. Hehehe,, di Indonesia bertentangan dengan norma kan? Well, itu prinsip aku.

    Suka banget sama ceritanya. Mereka bener bener berjuang sampe akhir, sampe mereka sukses berdua, saling Support satu sama lain. Dukung apapun yang jadi mimpi salah satu mereka, bertahan melawan ego masing-masing dan akhirnya jadi sepasang pengantin. 💕😍

    Terima kasih.. it’s awesome story 😊

    Like

  23. dayanaelf says:

    Demi apaaa?? Ff ini lebih dr luar biasa ….

    Dr awal Sampe tamat gk ada yg mengecewakan,,
    Berharap bgt utk sekuel,,krna apa? Karna kita gk bosen utk meluangkan waktu demi baca ff bermutu kyk gini,,,
    Daebak pokoknya. !! 👍👍👍👍

    So muuuuucch……thank yoooouu. !!

    Like

  24. dfhcsw says:

    yeaah akhirnya selesai juga baca ff ini. setelah nungguin di blog sebelah yg lanjutannya laaama banget akhirnya iseng2 nyari wp pribadi authornya dan ternyata nggak menyesal. btw ini bagus banget ceritanya nggak ngebosenin. setiap part rasanya ada sensasinya sendiri pas baca iih seneng banget sana karakter kyuhyun yg kakak buat di ff ini dan tentunya karakter eungi juga. dia hebat banget bisa bertahan sama cobaan yg dia hadapi dan pada akhirnya happy ending~~ nikah sama kyuhyun dan malah udah hamil ya ampun seneng banget 😍😍
    semangat ya kak buat project2 ff lainnnya 😘😘

    Liked by 1 person

  25. Afa hyerin says:

    Eonnie i give applause to you…. Ini.bener2 ep ep yang bener2 buat aku kagum. Terharu. Seneng banget nemuin ep ep ini.. Ini ep ep yang palinggggggggg bagus yg pernah aku baca dari segi cerita, alur, tema… Beneran… Eonnie fighting nde.. Buat lagi yg lebih bagus dari ini.. Aku mendukungmu eonnie… Dan juga cast kyuhyun sih… Hehehe…

    Liked by 1 person

  26. rzkymhyu says:

    Aku salah satu orang yang suka dengan jalan cerita yang cukup panjang dan konflik (entah itu sosial atau batin) yang cukup kompleks. Dan FF ini akan menjadi salah satu dari List FF terbaik yang pernah aku baca 😍👍 thumbs up for you~!

    Liked by 1 person

  27. putri0589 says:

    rasanya ga rela banget ff ini selesai secepat ini,, rasanya masih pengen liat Kyuhyun dan eungi ngelewatin masa kehamilan eungi dan liat gimana reaksi Kyuhyun begitu anak pertamanya lahir dan membesarkan anak mereka…
    ya ampuun,, gambaran di ff ini tuh bener bener bikin berkesan, krn author bener bener mendeskripsikan semuanya dengan baik dan jelas dr mulai bidang arsitek yg sejujurnya ga paham sama sekali dan juga ditambah pengetahuan dengan negara negara di Eropa yg dirangkum dengan cerita cinta dan pendidikan dr Kyuhyun dan eungi yg disusun apik dan rapih buat pembacanya..juga bahasa penulisan nya yg tersusun juga emosi yg disertakan bikin aku sebagai pembaca bener bener masuk kedalam cerita ini, ikut merasakan gimana sedih dan bahagianya mereka ngelewatin setiap moment dalam cerita ini
    salut banget sama author yg udah bikin cerita ini jadi salah satu favoritku
    awalnya ga terlalu tertarik krn temanya membawa dunia arsitek dan pendidikan tp lama kelamaan justru malah penasaran smp akhirnya minta bantuan mbah Google untuk cari blog author nya dan berharap cerita ini udah lengkap..bersyukur banget krn ceritanya udah selesai
    terima kasih krn udah bikin cerita ini buat nemenin holiday kali ini dan semoga selalu dapet ide dan waktu luang untuk bisa buat karya baru yg sama bagusnya atau bahkan lebih keren dari ini…
    semangat terus untuk nulis nya

    Liked by 1 person

  28. Riszcha_cho says:

    Akhirnya ff favoritku tamat ~ 😍
    Ending yang Indah ~ 😍
    Udah negative thinking sama eungi, kirain eungi kena penyakit apa gitu taunya hamil ~ 😂
    Ff ini bener bener keren ~ 👍
    Awalnya jujur aku sempet bosen baca ff ini tapi makin kesini emosiku makin diaduk aduk sama kyuhyun – eungi ~ 😂
    Sempet emosi pas eungi frustasi dan ga ada kabar dari kyuhyun sama sekali ~ 😒
    Tapi akhirnya mereka berakhir dengan ending yang mengagumkan ~ 😍

    Makasih buat authornya yang udah buat ff ini dengan setulus hati, hingga terciptalah ff yang mengagumkan ini ~ 😘

    Pokoknya kereeeeeeeeeeeennnnn ~ 😍👍

    Liked by 1 person

  29. Song Song says:

    Well done..

    Sempet bertany, selama Eungi tinggal d Europe. Kok engga mampir k Swiss y.. kan keindahanny g Kalah wonderful. Dan ternyata … Tarrrraaaaa … Sepesial dong buat moment.

    Big Luv buat kaka, ini ff k dua yang aku rampungin setelah Final Call. Dan well, hidup itu g seindah drama Korea, Dan g setragis fanfic ..

    Himneyo buat karya karya inspiratif kk

    💕💞💖💗💟

    Liked by 1 person

  30. babyso says:

    well.. i always been a silent reader before. not because i dont appreciate someone’s fanfics. but because i just dont know what to say.
    But u, oh my god. this is amazing.
    every word every sentence is sooo fascinating.
    thankyou thor. thankyou for creating this beautiful story.
    keep writing! i willll alwaysss beee youurrr fans!! x

    Liked by 1 person

  31. Putrikimcho says:

    Ahhhh aku ga tau harus bilang apa sama kakak dan juga ff ini tapi di setiap ff kakak selalu ada ilmunya …

    Dan aku pertama kali baca ff ini fnc dan aku langsung cari wp kakak tapi aku ua langsung baca ff ini malahbbaca ff yg lain dan baru baca di sini 2 part terakhir … Aaaaa penasaran anaknya sehebat apa dengan orang tua yang sangat hebat gitu..

    Tapi aku seneng banget baca ff ini ga tau kenapa wkwkkw

    Liked by 1 person

  32. Dyana says:

    Happy ending yeesss…
    Seneng banget pengen lompat-lompat…
    Ini ff yang membuat aku ketagihan dari part 1 hingga end. Karena aku bacanya ff ini udah complite jd aku rasanya gak pengen berhenti sblum bener2 selesai… aku sampai menyingkirkan bbrapa kebiasaan yg kulakukan dan memilih untuk mengutamakan membacanya, haha…
    Ff ini keren Author, meski chapternya banyak gak bikin bosan sama sekali, dan aku semakin kagum sama Kyuhyun dengan penggambaran yg sangat keren di ff ini, dr awal dia emang gak sempurna tp cara dia untuk terlihat sempurna itu sungguh meninggalkan kesan yg mendalam, dan cerita cinta Eungi dan Kyuhyun menjadi kisah cinta favoritku yg gak akan mungkin aku lupakan, dan mungkin saat aku butuh hiburan dan punya banyak waktu aku akan memilih ff ini untuk ku baca ulang…
    Semangat terus Author, karya2mu sungguh Daebak…

    Liked by 1 person

  33. sharye says:

    yeeeiy happy ending. . senengnya akhirnya kyu jd suaminya eungi n dpt hdiah litle choo 😊😊😊 keren kak. . semangat trus nulisnya woooooooowww 😆😆😆😆

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s